MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR

SENI GAMBAR & LUKIS JAWA TENGAH

 



 

 Disusun Oleh:

Nama : Ibrahim

NPM : 10220717

Kelas : 1EA07

 

 

UNIVERSITAS GUNADARMA

FAKULTAS EKONOMI

JURUSAN MANAJEMEN

2020


KATA PENGANTAR

 

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT,karena atas rahmat-Nya saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Seni Gambar & Lukis Jawa Tengah”. Penulisan makalah merupakan salah satu tugas yang diberikan dalam mata kuliah Ilmu Budaya Dasar di Universitas Gunadarma.

Dalam Penulisan makalah ini saya merasa masih banyak kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang saya miliki. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat saya harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.

Dalam penulisan makalah ini saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada Dosen kami yang telah memberikan tugas dan petunjuk kepada kami, sehingga saya dapat menyelesaikan tugas ini.

 

 


 

ABSTRAK

 

Masyarakat Provinsi Jawa Tengah mengenal berbagai macam kesenian tradisional rakyat yang diciptakan masyarakatnya sebagai bagian dari tradisi budaya yang ada di masyarakat yang salah satunya berfungsi sebagai hiburan rakyat. Bentuk-bentuk kesenian tradisional rakyat yang terdapat di Jawa Tengah salah satunya adalah seni lukis Batik khas Jawa Tengah.


 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR.. 2

ABSTRAK.. 3

DAFTAR ISI. 4

BAB I. 5

PENDAHULUAN.. 5

A.     Latar Belakang. 5

B.     Rumusan Masalah. 5

C.     Tujuan Penulisan. 5

BAB II. 6

PEMBAHASAN.. 6

A.     Pengertian Seni Lukis. 6

B.     Seni Lukis Khas Jawa Tengah. 6

C.     Pelukis Asal Jawa Tengah. 8

BAB III. 10

PENUTUP.. 10

A.     Daftar Pustaka. 10

 


 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.   Latar Belakang

Kesenian daerah Jawa Tengah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kesenian Indonesia secara menyeluruh, baik kesenian yang ada di Aceh maupun kesenian yang ada di Papua. Kesenian Jawa Tengah melengkapi dari kesenian yang sudah ada.

 

B.    Rumusan Masalah

·         Apa itu seni lukis

·         Siapa sajakah seniman lukis di jawa tengah

·         Contoh dari seni lukis di jawa tengah

 

C.   Tujuan Penulisan

Mengetahui pengertian dari seni lukis dan contoh seni lukis khas daerah jawa tengah berupa batik lukis.


 

BAB II

PEMBAHASAN

 

A.   Pengertian Seni Lukis

 

Seni lukis adalah cabang seni rupa yang diwujudkan melalui karya dua dimensi bermediakan kanvas atau permukaan datar lain yang di isi oleh unsur-unsur pokok garis dan warna melalui cat atau pewarna dan pembubuh gambar lainnya.

Lukisan dapat berisi representasi alam seperti potret wajah, hewan, pemandangan. Bisa juga memuat gambar abstrak yang merupakan penyederhanaan bentuk alam. Atau berisi ungkapan ekspresif dari seniman berupa komposisi bentuk nonrepresentatif (tidak menyerupai apapun).

Beberapa pengertian kata seni: pengertian kata seni bisa diambil dari bahasa inggris art, yang berakar pada kata latinars, yang memiliki arti: “Keterampilan yang diperoleh melalui pengalaman, pengamatan atau proses belajar.” Dari kata ini, kemudian berkembang pengertian Webster yaitu,“Penggunaan keterampilan dan imajinasi secara kreatif dalam menghasilkan benda-benda estetis. (Webster’s Collegiate Dictionary 1973, Hlm.63).

Pengertian lain diambil dari bahasa belanda ‘kunst’ yang mempunyai arti: “Suatu kesatuan secara structural dari elemen-elemen estetis, kualitas-kualitas teknis dan ekspresi simbolis yang mempunyai arti tersendiri dan tidak membutuhkan lagi pengesahan oleh unsur-unsur ular untuk pernyataan dirinya.” (Winkler Prins, Hlm.427)

Definisi seni kamus bahasa indonsia: “Kecakapan membuat atau menciptakan sesuatu yang elok-elok atau indah.”

Seni lukis adalah  salah satu cabang dari seni rupa, yang mengapresiasikan pengalaman artistik seorang seniman melalui bidang dua dimensi, sekaligus sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar. Seni lukis mengolah unsur titik, garis, bidang, tekstur, warna, gelap terang melalui pertimbangan yang estetik.

 

B.    Seni Lukis Khas Jawa Tengah

 

Kesenian daerah Jawa Tengah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kesenian Indonesia secara menyeluruh, baik kesenian yang ada di Aceh maupun kesenian yang ada di Papua. Kesenian Jawa Tengah melengkapi dari kesenian yang sudah ada.

Propinsi Jawa Tengah memang terkenal dengan berbagai keseniannya, mulai dari kesenian warisan zaman kerajaan sampai kesenian pasca kerajaan. Hampir semua kesenian tersebut dijaga atau dilestarikan sampai ke anak cucu. Bahkan beberapa kesenian daerah Jawa Tengah menjadi pusat perhatian dunia internasional yang kemudian bisa dikemas jadi objek wisata. Akibatnya, banyak turis asing yang berdatangan di kota dan kabupaten di daerah Jawa Tengah. Dengan begitu wilayah yang beribukotakan Semarang ini bertambah pendapatan daerahnya.

Salah satu seni lukis khas jawa tengah adalah Batik. Batik Jawa Tengah mempunyai keragaman yang unik. Seperti diketahui, Jawa Tengah dikenal dengan daerah identitas batik. Meskipun, batik sendiri merujuk pada Indonesia. Tetapi, daerah yang paling terkenal akan batiknya adalah Jawa. Dan lebih khusus lagi adalah Jawa Tengah. Dan lebih detail lagi adalah Kota Solo.


Selain Kota Solo, di Jawa Tengah ada banyak daerah yang memiliki batik. sama halnya dengan Solo, daerah-daerah tersebut juga punya batik khas. Batik yang menjadi identitas dari daerah tersebut. di antaranya adalah batik Semarang. Sentra perajin batik yang ada di Semarang adalah Kelurahan Bubakan, Kecamatan Mijen.

Salah satu yang menjadi ciri khas dari batik Semarang ini adalah warnanya. Warna batik Semarang ini kebanyakan adalah warna oranye. Ini karena, Semarang ini banyak mendapatkan pengaruh dari Cina dan juga Eropa. Untuk motifnya, batik Semarang ini banyak yang bermotif flora dan fauna. Tetapi, untuk motif fauna yang khas dari daerah ini adalah jago, kupu, cenderawasih, burung phonix atau hong.

Selain itu, batik Semarang ini juga banyak yang memiliki motif ikon kota. Seperti tugu muda, lawang sewu, gereja blenduk, burung kuntul, dan juga wisma perdamaian. Selain Kota Semarang, batik Jawa Tengah ini juga diragamkan dengan adanya batik dari Pekalongan. Selama ini Pekalongan memang dikenal sebagai Kota Batik. Sebutan ini tentunya tidak sembarangan. Tetapi, karena Pekalongan cukup banyak perajin batik.

Ada beberapa motif khas dari batik Pekalongan. Dan salah satu yang cukup terkenal adalah batik hokokai dan juga jlamprang. Dua motif ini bahkan menjadi ikon dari Kota Pekalongan. Batik hokokai sendiri sudah ada sejak zaman penjajahan Jepang. Batik ini memiliki motif khas jepang, seperti bunga sakura, krisan dan juga motif khas Jepang lainnya.

 

 C.   Pelukis Asal Jawa Tengah

 

Salah satu cara manusia untuk mengekpresikan diri mereka ialah dengan cara melukis. Ada banyak pelukis yang berasal dari Indonesia. Pelukis Indonesia juga tidak kalah dengan pelukis dari luar negeri. Pelukis Indonesia mempunyai cirri khas yang membedakannya dengan pelukis lain. Karena cirri khasnya inilah maka pelukis Indonesia dapat terkenal hingga ke luar negeri.

Berikut ini pelukis yang berasal dari Jawa Tengah antara lain:

a.       Abdullah Suriosubroto

Abdullah Suriosubroto lahir di Semarang tahun 1878. Beliau meninggal di Yogyakarta tahun 1941. Beliau ialah anak angkat dari dr Wahidin Sudirohusodo yang merupkan salah satu pahlawan Indonesia. Abdullah Suriosubroto juga mempunyai ayah yang memiliki bakat melukis. Oleh karena itu bakat melukis Abdullah berasal dari ayahnya.  Abdullah merukan pelukis pertama Indonesia di abad ke 20. Beliau kuliah di Jakarta tapi kemudian beliau beralih untuk menyukai bidang seni lukis.

Aliran lukisan Abdullah ialah mooi indie. Hasil karyanya menggambarkan suatu pemandangan. Pemandangan ini terinspirasi dari hasil touringnya di Bandung yang memiliki pemandangan yang masih asri.

b.      Basuki Abdullah

Basuki Abdullah lahir di Surakarta tepatnya pada tanggal 27 Januari 1915. Beliau meninggal pada tanggal 5 November 1993. Lukisan Basuki Abdullah. Beraliran realis dan naturalis. Dia memiliki bakat seni yang luar biasa yang diturunkan oleh ayahnya yang juga seorang pelukis yakni Abdullah Suriosubroto. Pada saat Indonesia dijajah oleh Jepang, Basuki Abdullah diminta untuk mengajar seni lukis kepada siswa-siswi. Dia juga menguasai kebudayaan Jepang.

Lukisan Basuki Abdullah yang terkenal ialah lukisan yang berisi seorang wanita berambut hitam panjang yang sedang menenun. Basuki Abdullah berhasil memnagnkan suatu kontes lukis di Eropa. Dalam kesempatan itu beliau juga berjalan-jalan mengelilingi Eropa. Tahun 1974 Basuki Abdullah menetap di Jakarta. Saat di Jakarta dia diangkat menjadi pelukis Istana Merdeka.

c.       Raden Saleh Sjarif Boestaman

Raden Saleh ialah pelukis Indonesia beretnis Arab-Jawa . Beliau memperkenalkan seni modern Indonesia). Lukisan Raden Saleh merupakan perpaduan Romantisisme yang sedang populer di Eropa saat itu dengan elemen-elemen yang menunjukkan latar belakang Jawa sang pelukis. Raden Saleh merupakan keturunan ningrat. Pada umur 10 tahun dia  diserahkan pamannya yang seorang Bupati Semarang kepada orang-orang Belanda atasannya di Batavia. Raden Saleh mulai menyukai menggambar ketika sekolah di sekolah rakyat (Volks-School).

Kebetulan di instansi ada seorang pelukis keturunan Belgia yang bernama A.A.J. Payen. Dia didatangkan dari Belanda untuk membuat lukisan pemandangan di Pulau Jawa untuk hiasan kantor Departemen van Kolonieen di Belanda. Bakat Raden Saleh memikat Payen. Setelah itu dia menetap di Eropa selama 20 tahun. Disana beliau kuliah dan memperdalam bahasa asing. Setalah itu dia berkarya di Perancis.Lukisan Raden Saleh bercirikan romantisme .Gambaran keagungan sekaligus kekejaman, cerminan harapan (religiusitas) sekaligus ketidakpastian takdir (dalam realitas). Dalam karya lukisannya dia menyindir nafsu manusia yang terus mengusik makhluk lain. Contoh tindakan manusia berburu singa, rusa, banteng, dll. Selain kuliah di Eropa , dia juga mencernanya untuk menyikapi realitas. Raden Saleh percaya pada idealisme kebebasan dan kemerdekaan serta tidak suka  penindasan.

d.      Srihadi Soedarsono

Walaupun melukis, Srihadi Soedarsono sebagai pelukis juga menjadi dosen di Institut Teknologi Bandung dan Institut Kesenian Jakarta. Dia menguasai geometris sintetik. Pada tahun 1960 mulai menuju eksperimentasi pada bentuk abstrak lewat tempelan potongan kertas dan spontanitas warna. Pada tahun 1970 lukisan Srihadi Soedarsono cenderung impresionis lewat cat air dan ekpresionis lewat cat miyak dan sering memasukkan unsur simbolis dalam lukisannya.

e.       Dullah

Pelukis yang berasal dari kota solo ini memiliki aliran realis. Belaui menjadi pelukis di Istana selama 10 tahun mulai dari tahun 1950an. Dia memiliki tugas merestorasi lukisan , memperbaiki lukisan-lukisan yang rusak dan menjadi bagian dalam penyusunan buku koleksi lukisan Presiden Soekarno.


 

BAB III

PENUTUP

A.   Daftar Pustaka

 

https://www.silontong.com/2019/07/26/kesenian-daerah-jawa-tengah/#

https://www.senibudayaku.com/2018/03/macam-macam-kesenian-tradisional-jawa-tengah.html

https://www.mudzakir.com/batik-tulis-jawa-tengah/

https://www.dosenpendidikan.co.id/seni-lukis/

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini